GAMBARAN TAHAJJUD GENERASI RASULULLAH

div>GAMBAN TAHAJJUD GENERASI RASULULLAH

Subhanallah .. Shalat tahajjud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat! Lalu bagaimana cara memulainya. 

Biasanya hanya orang-orang yang terpuruk. orang-orang yang bangkrut, orang-orang yang sangat menderita mau bangun malam untuk melaksanakan tahajjud. Mereka yang masih enjoi, mereka yang merasa sudah kaya raya, sudah mapan sehat tak kekurangan suatu apa biasanya tidak akan tertarik kepada ritual ini, kecuali mereka yang bersyukur atas kemapanan, kesehatan dan kekayaannya. Sementara janji Allah terhadap mereka yang bersyukur atas kenikmatan-Nya. maka Allah akan menambah kenikmatannya itu, sedang bagi mereka yang tidak mau bersyukur alias ingkar maka Allah akan mencabut 

kenikmatan itu menggantinya dengan adzab yang pedih. Maka tahajjud bukanlah untuk orang-orang papa, bukan hanya 

untuk mereka yang sakit, terpuruk dan menderita, tapi juga untuk mereka yang sehat dan kaya raya sebagai bentuk ungkapan rasa

syukur kita kepada Allah SWT. Gambaran Sholat Tahajud Generasi Rasulullah SAW 

'Orang-orang yang terdahuiu lagi yang pertama-tama (masuk islam) diantara orang-orang Muhajirin dan Anshor serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan 


mereka pun ridho kepada Allah. "(QS 9: 100). “Janganlah kalian mencaci sahabatku. Demi Dzat yang jiwaku

berada di tanganNya, seandainya saja salah seorang di antara kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka hal itu belum bisa menyamai nilai satu atah setengah mud dari infak yang mereka

keluarkan." HR. Bukhori (3673) dan Muslim (2540). "Sebaik baik manusia adalah generasiku (para sahabat)

kemudian generasi sesudah mereka dan mereka lagi. “ HR Bukhori (3650) dan Muslim (2535).

Sholat Tahajud Abu Bakr r. a Diriwayatkan dari Qotadah r.a, bahwa ia berkata, "Pada suatu

malam, Nabi 3. a. w keluar rumah (menuju masjid), dan ternyata beliau mendapati Abu Bakr r.a sedang mengerjakan sholat dengan merendahkan suaranya. Selanjutnya beliau melewati Umar r.a yang juga sedang mengerjakan sholat, namun dengan suara keras. Ketika keduanya berkumpul di sisi Nabi s.a.w, maka beliau bertanya, 'Wahai Abu Bakr, aku tadi melewati dirimu, sedang engkau mengerjakan sholat dengan melirihkan suaramu.' (Mengapa begitu?) Abu Bakr menjawab, ' Ya Rosulullah, sungguh aku telah cukup

memperdengarkan munajatku kepada Allah Swt.

Sholat Tahajud Robi‘ bin Khoitsam Ia adalah seorang yang selalu khusyuk, dan sangat menundukkan

pandangan, sehingga ada sebagian orang yang meng|ra bahwa |a buta. Ketika budak wanita milik lbnu Mas' ud melihatnya, maka ia

berkata, "Temanmu yang buta itu datang. " Ibnu Mas' ud pun tertawa

karenanya.-Shifatu'sh Shofwah (III/37). Ibnu Mas' ud berkata (dengan

Setiap kali melihat orang ini, menguap ayat Al-Qur'an), "Berikanlah kabar gembira kepada orang-_

orang yang patuh kepada Allah. Demi Allah, seandamya NabI Muhammad sholallahu alaihi wasalam melihatmu, tentu beliau akan

mencintaimu." HilyatunAulia (ll/106).

Shalat Tahajud Abu Sulaiman Ad-Daroni Jika malam tiba, maka .Abu Sulaiman Ad-Daroni berdiri

(mengerjakan sholat) di mihrobnya. Jika ia tak kuasa menahan kantuk, maka ia segera berkata, "Wahai jiwa, ingatlah kematian dan segala yang tteadi sesudahnya!" Akhimya, ia pun terus mengerjakan sholat

malam hingga fajar. Mukhtashor Rounaqil Majalis, hal 67.

Mughiroh bin Habib berkata, "Aku pernah mengawasi Abd… Wahid bin Zaid selama sebulan. Aku lihat beliau tidak tidur malam sedikit pun. Setiap satu saat berlalu dari waktu malam, ia berkata kepada penduduk kampung, "Wahai penduduk, bangunlah! Dunia ini tidaklah tempat untuk tidur, karena sebentar lagi kalian akan segera dimakan oleh cacing. Tanbihul Mughtarrin, hal.97

Ada yang merasa bahwa ibadah khusus ini (tahajud) adalah hanya urusan pribadinya dengan Allah, tak seorang pun yang boleh mengetahuinya dan ia sangat tidak suka jika diketahui orang lain) mungkin ia menjagahatinya sendiri agartidak menjadi riya.'

Abdullah bin Mubarok adalah salah satu contoh ahli ibadah yang merahasiakan sholat sunnah tahajud (tidak berkenan manakala amalnya diketahui orang lain).

Muhammad bin 'Ayun, salah seorang sahabat Ibnul Mubarok dalam safar (perjalanan), berkata, "Pada suatu malam, ketika kami sedang berperang melawan bangsa Romawi, ia meletakkan kepalanya dengan maksud memperlihatkan kepadaku bahwa ia akan tidur. Maka, aku pun ikut meletakkan kepala seakan aku hendak tidur. Beberapa lama kemudian, ia mengira bahwa aku sudah tidur.

Abdullah bin Mubarok pun bangun untuk mengerjakan sholat tahajud hingga terbit fajar, sedang aku memperhatikannya. Ketika fajartelah terbit, ia pun membangunkanku. la menyangka bahwa aku masih tidur. Ia berkata, 'Muhammadl' Aku menjawab, 'Sebenarnya, aku belum'juga tidur.' _

Ketika ia mendengarjawabanku, maka aku tidak lagi melihatnya mengajakku berbicara dan juga merasa tidak nyaman terhadapku 'untuk mengajakku dalam peperangan lainnya. Sepertinya, ia tidak berkenan manakala aku mengetahuinya sebagai seorang ahli ibadah hingga meninggal. Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih merahasiakan amal kebaikan mengalahkan beliau." ,/


Komentar